24
Jan 2024
Para Guru Siap Menjaga Pemilu Jujur dan Adil 
Post by: Muhammad Mukhlisin
Share:  
 

Jakarta, 24 Januari 2024 - Mayoritas guru ternyata bersedia berpartisipasi menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang. Hal tersebut terbukti melalui survei yang dilakukan Yayasan Cahaya Guru (YCG) sesaat sebelum dilaksanakan Webinar “Jaga Pemilu, Jaga Suara Kita” Selasa, 23 Januari 2024 kemarin. 81,5% guru bersedia berpartisipasi menjaga pemilu. 

Henny Supolo Sitepu, Ketua Yayasan Cahaya Guru menjelaskan bahwa sejak pertengahan tahun 2023 lalu, YCG telah turut mendorong peran aktif guru dalam pemilu, melalui berbagai kegiatan. Dia berharap para guru mampu memberi contoh kepada para murid tentang kemandirian dan kemampuan berpikir kritis.

“Indonesia membutuhkan kita yang mandiri, kritis, dan mampu mengambil peran untuk pemilu yang jujur dan adil. Dan pada akhirnya, kita mampu memilih pemimpin, yang akan memimpin kita semua” tegas Henny. 

Henny juga mengatakan, para guru penting sekali mengajarkan tentang kesadaran diri dan kejernihan hati nurani. Dalam pemilu, para guru penting sekali memberikan data-data yang valid, serta mengajarkan bagaimana memverifikasi informasi. Namun, penting sekali guru menjaga prinsip imparsialitas. 

Sementara itu, Alif Iman Nurlambang, dari Jaga Pemilu menyatakan bahwa peran aktif masyarakat sipil termasuk guru penting sekali untuk menjaga supaya pelaksanaan pemilu berjalan dengan jujur dan adil. 

“Dalam sejarah kepemiluan kita, pengawasan ketat oleh masyarakat penting untuk menjaga pemilu berlangsung jujur. Mulai tahun 1997 misalnya, muncul Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), ada juga Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), dll” jelas Alif.

Sementara itu, Alif menjelaskan Jaga Pemilu yang digawanginya adalah salah satu gerakan masyarakat sipil yang baru-baru ini diluncurkan untuk mengawal pemilu 2024. Para guru bisa memanfaatkan platform jagapemilu.com untuk melaporkan kasus-kasus pelanggaran pemilu. 

Adapun pelanggaran-pelanggaran yang diawasi oleh Jaga Pemilu meliputi tiga pelanggaran, yaitu: pelanggaran etis, pelanggaran administratif, dan pelanggaran pidana pemilu. 

Shahnaz Haque, Dewan Pembina Yayasan Cahaya Guru mengajak para guru untuk turut berkontribusi dalam menjaga pemilu 2024. Dia berharap bahwa para guru 

“Jangan pernah takut untuk bersuara” demikian tutur Shahnaz.

 

Back
2023© YAYASAN CAHAYA GURU
DESIGN & DEVELOPMENT BY OTRO DESIGN CO.