26
Feb 2019
SULTAN AGUNG AJARKAN NILAI KEBERANIAN
Post by: Yayasan Cahaya Guru
Share:  
 

Jakarta- Sabtu, 23 Februari 2019, bertempat di kawasan Taman Ismail Marzuki, berkumpul guru-guru dari pelbagai sekolah untuk menyaksikan film "Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta". Acara ini terselenggara atas kerjasama Mooryati Soedibyo Cinema, Insight Investments Management, dan Yayasan Cahaya Guru.

Dalam apresiasi seni pertunjukan kali ini, kami menemani guru untuk mengenal sejarah bangsa melalui film. Sultan Agung merupakan sosok berani melawan penjajah yang datang ke Nusantara melalui Sunda Kelapa.

Kami yang menyaksikan menilik masa lalu Sultan Agung ketika muda, belajar di Padepokan yang dimiliki oleh Ki Jejer yang membentuk kepribadian Sultan Agung yang menjadi sosok bijaksana, sederhana dan berilmu.

Film ini pun menyuguhkan sudut pandang tentang mempertahankan tanah air, hal tersebut terlihat dalam adegan Sultan Agung yang mengobarkan semangat juang para kesatria, bagi Sultan Agung mempertahankan tanah air perlu dengan perjuangan.

Perjuang tersebut harus dibayar dengan gugurnya para kesatria, namun Sultan Agung sadar bahwa gugurnya para kesatria merupakan langkah untuk menjaga tunas-tunas unggul pada masa depan.

"Film ini cukup mengharu biru, perasaan kita terbawa arus heroik Raden Mas Rangsang, cerminan hidup sederhana, jujur, berkarakter, cerdas serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi tercermin dalam film ini." tutur Wahyu Purnomo Aji.

Endah Priyati pun menuturkan bahwa, "Sultan Agung menjadi simbol pemersatu, juga simbol kekuatan Kesultanan Mataram sekaligus kerajaan-kerajaan di seluruh Jawa pada masa itu. Sultan Agung juga memberikan contoh bahwa pemimpin harus tegas, berani, cerdas, dan memiliki kemampuan mengelola emosi dengan baik." (FI)

Back
2018© YAYASAN CAHAYA GURU
DESIGN & DEVELOPMENT BY OTRO DESIGN CO.