15
Jan 2019
DIAN MISASTRA: MENEMUI ORANG TUA MURID UNTUK MENAIKKAN USIA PERKAWINAN
Post by: Yayasan Cahaya Guru
Share:  
 

Dalam kesempatan Ngobrol Pendidikan (Ngopi) para guru mendapatkan waktu untuk berbagi pengalaman mengenai pernikahan anak yang terjadi di sekitarnya. Orang tua pun turut berbagi tentang pengalaman tersebut.

Orang tua dan guru menyatakan, kasus pernikahan anak yang dilatar belakangi orang beberapa faktor, seperti kurang kontrol masyarakat terhadap anak, stereotipe umur tua dalam masyarakat, serta adanya kekhawatiran tidak akan mendapatkan jodoh saat umur matang.

Suharsono seorang guru mengungkapkan salah seorang muridnya menikah setelah lulus sekolah dasar. Adapun ketika ditanya mengapa peserta didik tersebut menikah, alasan yang diungkap ialah adanya kekhawatiran tidak mendapatkan jodoh, serta dari pihak orang tua memiliki rasa malu apabila anak terlalu lama tidak menikah segera.

Berbeda dengan temuan Yatnika Kamelia, penikahan anak juga bisa terjadi karena adanya perjodohan dari orang tua, juga karena adanya pembicaraan dari oknum-oknum yang memiliki pandangan berbeda tentang definisi tua.

Dian Misastra, guru di SDN Cisarua 01, menggambarkan perjuangan menghentikan perkawinan anak sejak tahun 2007. Pendekatan terhadap ayah murid membuahkan hasil sejak 2011 murid-murid tempatnya mengajar terus
melanjutkan sekolah hingga SMA.

Keberhasilan Dian lainnya adalah mengajak guru-guru disekolahnya untuk tidak menghadiri perkawinan siswa yang dilakukan sebelum tamat SMA. Kesepakatan tersebut dapat menaikkan usia perkawinan.

Loveria memperagakan berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk menjelaskan kesehatan reproduksi. Pengalaman para guru dan orang tua yang diungkapkan memperlihatkan keinginan untuk ikut mencegah perkawinan anak secara aktif.

Namun demikian, seringkali kendala terjadi saat seseorang tidak memiliki cukup pengetahuan mengenai kesehatan dan alat reproduksinya “Perkawinan anak jelas
berkaitan dengan tingginya angka kematian ibu dan anak. Kita semua tidak menginginkan hal tersebut terjadi.”

Dian Misastra menyatakan bahwa perempuan punya peran penting dalam kehidupan berkeluarga terutama pada proses pendidikan di rumah, karena seorang ibu memiliki kedekatan khusus sejak mengandung bayinya. (MM)

Back
2018© YAYASAN CAHAYA GURU
DESIGN & DEVELOPMENT BY OTRO DESIGN CO.