29
Nov 2018
MENGEMBANGKAN MAKNA BELAJAR, UNTUK PENDIDIKAN LEBIH BAIK
Post by: Admin
Share:  
 

Senin (26/11/18), bertempat di Komunitas Salihara, Kepala Sekolah Guru Kebinekaan Muhammad Mukhlisin menjadi pembicara pada acara peluncuran BFI Education, bertajuk "Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari".

Dalam kesempatan tersebut, Mukhlisin menjelaskan tantangan Indonesia pada 30 tahun mendatang, serta peluang yang ada pada bidang pendidikan yang patut untuk dikembangkan sedini mungkin.

Mukhlisin juga mengajak para pegiat pendidikan yang hadir, untuk melihat lebih dekat Pasal 4 UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang harus berlandaskan nilai demokrastis, nilai keagamaan, nilai kultural, tidak diskriminatif, dan menjujung tinggi kemajemukan bangsa.

Teknologi dan informasi terus berkembang, bahkan ada beberapa pekerjaan manusia yang kini sudah tergantikan oleh mesin. Namun hal yang tidak dapat digantikan oleh mesin seperti, nilai, kepercayaan, kemandirian, kemerdekaan berpikir, kerjasama tim, dan kepedulian terhadap sesama, begitu ungkap Mukhlisin.

"Walaupun kita sudah akan masuk pada masa revolusi industri 4.0, akan tetapi manusia tetap membutuhkan kompetensi dalam berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif", ujar Mukhlisin

Selain dari pada itu Mukhlisin juga memaparkan bahwa, pentingnya mengenali potensi diri, lingkungan, setelah mengenali kedua potensi tersebut, setiap dari kita dapat mempergunakannya untuk perbaikan menuju lebih baik.

Adapun hal-hal sederhana yang dapat dilakukan oleh kita semua ialah, dengan memberi kesempatan memimpin kepada setiap anak, membuka ruang-ruang perjumpaan untuk saling berkomunikasi, memposisikan peserta didik sebagai sumber belajar bagi guru, memperluas makna "belajar", dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyepakati proses membelajaran yang dibutuhkan.

"Sekarang ini kita perlu mencari persamaan, bukan perbedaan satu dengan yang lain. Karena dengan persamaan diantara kita, kolaborasi untuk memajukan pendidikan akan lebih ringan", tutup Muhammad Mukhlisin. (FI)

Back
2018© YAYASAN CAHAYA GURU
DESIGN & DEVELOPMENT BY OTRO DESIGN CO.