10
Aug 2018
MENGAJARKAN KERAGAMAN, PERLU METODE TEPAT
Post by: Admin
Share:  
 

“Metode membuat soal berantai mampu menjembatani siswa yang mempunyai nilai akademik tinggi dan rendah. Siswa tidak serta membuat soal yang susah untuk temannya yang belum paham. Dari situ saya merefleksikan sikap tepo sliro (tenggang rasa) pada anak-anak” jelas Tumari, Guru SD Gunturan, Bantul dalam kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun “Keragaman untuk Masa Depan Anak” di SMPN 4 Pandak, Bantul, Jumat (10/9/18).

Tumari menuturkan, metode membuat soal berantai yang dia pakai adalah modifikasi dari metode mengarang berantai dari Pelatihan Guru Kebinekaan yang dilaksanakan Yayasan Cahaya Guru, Februari 2018 lalu.

Fasilitator YCG, Komar Tsuji menuturkan, kreativitas guru mengeksplore dan memodifikasi metode sangat membantu dalam mengajarkan keragaman kepada anak.

Dukungan Sekolah Penting
Salah satu kunci keberhasilan menyemai nilai keragaman adalah dukungan sekolah. Kepala sekolah perlu mendukung inisiatif-inisiatif guru dalam eksplorasi metode.

“Saya beruntung kepala sekolah mendukung kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas wawasan keragaman seperti sekarang ini” tegas Sumarni, Guru SD Jigudan, Bantul.

Metode-metode dalam Pelatihan Guru Kebinekaan memang dibuat untuk diduplikasi dan dimodifikasi guru.

“Mengajarkan keragaman akan lebih efektif jika menggunakan metode menyenangkan dan didukung stakeholder sekolah” tegas Muhammad Mukhlisin, Kepala Sekolah Guru Kebinekaan, pada kegiatan yang sama.

Back
2018© YAYASAN CAHAYA GURU
DESIGN & DEVELOPMENT BY OTRO DESIGN CO.