10
Jun 2017
Kemerdekaan Berpikir dan Meretas Prasangka
Post by: Admin
Sekolah Guru Kebinekaan pertemuan ketiga dilaksanakan pada Hari Sabtu, 10 Juni 2017. Jumlah Peserta yang hadir 29 orang. Dalam pertemuan ini peserta diajak untuk belajar pentingnya kemerdekaan berpikir dan bagaimana meretas prasangka melalui menonton film.
Pertemuan dibuka dengan menyanyikan lagu nasional Bangunlah Pemudi Pemuda. Kemudian dilanjutkan dengan review pertemuan sebelumnya yang disampaikan oleh ibu Henny Supolo Sitepu. Pertemuan sebelumnya membahas mengenai filosofi pendidikan dan kemerdekaan berpikir (Ki Hadjar Dewantara). 
Dalam Azas Taman Siswa disebutkan, Guru jangan hanya memberi pengetahuan yang perlu dan baik saja tetapi harus juga mendidik si murid akan dapat mencari sendiri pengetahuan itu dan memakainya guna amal keperluan umum. Pengetahuan yang baik dan perlu itu yang manfaat untuk keperluan lahir batin dalam hidup bersama.
Peserta kemudian berbagi pengalaman mengenai penerapan materi Sekolah Guru Kebinekaan (SGK) di sekolah atau komunitas masing-masing. Beberapa guru menceritakan bagaimana mengajak murid-murid belajar keragaman dari lingkungan sekitar. Salah satunya adalah Ibu Nur Mukminah yang mengajarkan keragaman melalui wisata kuliner kemuridnya. 
Setelah itu peserta menonton film di ruang theater perpustakaan kemdikbud. Film yang ditonton adalah Zootopia produksi Walt Disney.
 

Sutradara  : Byron Howard, Rich Moore, Jared Bush
Produser   : Clark Spencer
Skenario    : Jared Bush, Phil Johnston
Cerita         : Byron Howard, Rich Moore, Jared Bush
Pemeran    : Ginnifer Goodwin, Jason Bateman
Musik          : Michael Giacchino
Studio          : Walt Disney Pictures, Walt Disney Animation Studios
Distributor : Walt Disney Studios Motion Pictures
Durasi         : 108 menit
Negara       : Amerika Serikat
Bahasa        : Inggris


 

Film ini menceritakan bagaimana perjuangan seekor kelinci bernama Judy Hopps untuk menggapai impiannya. Dia sangat ingin menjadi polisi walaupun tidak ada kelinci yang menjadi polisi. Saat kecil, dia sempat di-bully oleh seorang rubah karena cita-citanya tersebut dan sikap sok beraninya. Selama hari-harinya di sekolah kepolisian, Judy terus berusaha hingga dapat menjadi seorang polisi. 
Setelah lulus, Judy ditempatkan di Zootopia, sebuah pusat kota yang sangat ramai. Berangkat dari desanya naik kereta api, ia sampai di Zootopia. Judy tinggal di sebuah apartemen kecil dengan tetangganya dua ekor jerapah. Karena ia seekor kelinci, tugasnya di kepolisian tidak berat. Judy hanya seorang polisi lalu lintas yang menilang mobil-mobil parkir sembarangan atau sudah lewat masa parkirnya. Akhirnya, dia protes. Dia menyanggupi tantangan bosnya untuk mencari seekor hewan hilang dalam waktu 48 jam. 
Untuk memulai pencariannya, dia minta bantuan pada seekor rubah bernama Nick Wilde. Ia mengenal Nick saat di toko es krim khusus gajah. Dengan bukti kebohongan Nick ada di tangannya, Judy berhasil membujuk rubah itu untuk membantunya. 
Dalam perjalanannya, Judy dan Nick terlibat dalam perselisihan karena menurut asumsi Judy para predator telah kembali menjadi pemangsa yang ganas. Nick yang salah satu keturunan predator tidak menerima hal tersebut. Namun keduanya bisa melewati semua masa tersebut. Mereka kemudian menemukan dalang kekacauan di Zootopia yakni si domba wakil walikota. 
Setelah menonton film ini peserta kemudian berdiskusi dan bermain dalam kelompok yang disebut Parlemen Satwa. Dalam Parlemen Satwa setiap peserta mewakili setiap karakter dalam film tersebut dan mengungkapkan bagaimana sikap mereka masing-masing. 
Peserta juga mendiskusikan bagaimana hubungan film ini dengan keragaman dan guru sebagai rujukan. Dalam film ini dapat diambil pelajaran, bagaimana prasangka terhadap seseorang atau kelompok itu dapat menyebabkan disharmoni, konflik, dan kekacauan.

Foto Kegiatan:

Peserta sedang berada di ruangan bioskop Kemdikbud, menonton film Zootopia (1)

Peserta sedang berada di ruangan bioskop Kemdikbud, menonton film Zootopia (2)

Heru Hermanto, Peserta SGK sedang berdiskusi dan berbagi pengalaman setelah menonton film Zootopia (1)

Peserta SGK sedang berdiskusi dan berbagi pengalaman setelah menonton film Zootopia (2)

Henny Supolo, Fasilitator SGK memberikan pemaparan tentang keterkaitan meretas prasangka dengan masa depan anak

Peserta melakukan peregangan dan berefleksi setelah melakukan kegiatan selama seharian

Back
2018© YAYASAN CAHAYA GURU
DESIGN & DEVELOPMENT BY OTRO DESIGN CO.