29
Oct 2017
Membenahi Bangsa Dengan Mental Jawara
Post by: Admin
Share:  
 
Sabtu, 28 Oktober 2017, adalah perjumpaan yang sangat berharga. Kami, guru-guru Sekolah Guru Kebinekaan 2017 bertemu dengan Babe Idin, nama lengkapnya H. Chaerudin. Lebih dari 30 tahun Babe Idin dan Komunitasnya, Sangga Buana, mengelola hutan kota yang dulunya tempat sampah di bilangan Kali Pesanggrahan, Cinere, Jakarta Selatan.
 
Awalnya, Babe Idin dianggap orang gila, dan penganut ilmu hitam. Hidupnya berkutat di sungai, sampah, hutan, melepas-liarkan bibit ikan. Sesekali dia mendongeng dan bernyanyi lagu-lagu khas betawi. Jali-jali salah satunya.
 
Namun, Babe Idin mengajarkan makna karakter sesungguhnya. Menurutnya persoalan terbesar di negeri ini saat ini adalah karakter. Pola pikir anak-anak muda saat ini adalah sekolah, kuliah, cari kerja, disuruh, tugas, dibayar. Sementara persoalan bangsa ini semakin menumpuk.
 
Di negeri ini banyak orang pintar, namun sedikit yang paham. Dan bagi Babe Idin, perlu mental jawara untuk membenahi bangsa ini.
 
"Jawara itu bukan mukul orang, mati klenger. Tapi, ikhlas, tawadlu' dan tanggung jawab, profesional dan menghargai perbedaan" tegas pria yang terkenal dengan si Jampang dari Kali Pesanggarahan tersebut.
 
Terimakasih Babe Idin, Ibu Henny Supolo dan Pak Budhy Munawar Rachman telah menjadi teman belajar kami di Hari Sumpah Pemuda ini.
 
#SGK2017 #Pertemuan12
Back
2018© YAYASAN CAHAYA GURU
DESIGN & DEVELOPMENT BY OTRO DESIGN CO.