07
May
2009
Berjuang Tanpa Akhir
Post by: Admin

gintung_perpisahan_bareng[YCG - 7 Mei 2009] Setelah mengikuti bimbingan belajar selama kurang lebih satu bulan, akhirnya siswa Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari Situ Gintung yang berjumlah 12 orang menyelesaikan bimbingan belajar sebagai persiapan menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Bimbingan belajar diakhiri dengan try out mengerjakan dan membahas contoh soal mata pelajaran yang diujikan.

Selain diisi dengan membahas contoh soal yang telah dikerjakan, hari terakhir bimbingan, Kamis 7 Mei 2009 juga diisi dengan acara perpisahan dan tumpengan. Acara tersebut dihadiri oleh Tim dari Yayasan Cahaya Guru, Yayasan Nurani Dunia, beberapa donatur, dan media elektronik. Acara perpisahan dimulai dengan berbincang-bincang antara siswa dan para pembimbing. Dalam perbincangan tersebut, para siswa mengungkapkan harapan dan cita-cita mereka. Sebagian besar mereka bercita-cita menjadi guru dan berharap dapat meneruskan pendidikanya ke Sekolah Menengah Pertama Negeri. Namun hanya Noval yang berharap dapat melanjutkan pendidikannya ke Madrasah Tsanawiyah (MTs). "Saya akan melanjutkan ke MTs dan bercita-cita menjadi dosen," ungkap Noval.

Acara perpisahan yang dilakukan di rumah Ibu Henny Supolo tidak luput dari rasa haru dan sedih. Pada penghujung acara, Ibu Henny Supolo seakan tidak mampu mengeluarkan kata-kata karena rasa haru akan berpisah dengan para siswa. Sehingga dengan suara terbata-bata Ibu Henny menyatakan, "Keberadaan kalian selama ini merupakan kesempatan berharga bagi kami. Kami banyak belajar dari kalian."

Sebagai bentuk terima kasih para siswa, mereka menyanyikan lagu dan melantunkan puisi kepada para pembimbing dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan selama ini. AM

2016© YAYASAN CAHAYA GURU
DESIGN & DEVELOPMENT BY OTRO DESIGN CO.