13
Nov
2008
Semangat Belajar Situ Gintung
Post by: Admin

 

korban_situ_gintung-sd_3[YCG-April 09] Pada pagi Jumat, 27 Maret 2009 gemuruh tiba-tiba membuka pagi warga yang tinggal di sekitar Situ Gintung. Tanggul Situ Gintung yang telah berusia puluhan tahun, tiba-tiba jebol tidak mampu menampung debit air hujan yang mengguyur Jakarta Selatan. Tidak bisa dibendung lagi, air Situ Gintung menghancurkan bangunan yang ada di bantaran sungai dan wilayah di sekitar situ. Warga yang tidak menyadari dan masih tertidur terbawa arus air dan ratusan orang tidak bisa menyelamatkan diri. Situ yang semula penuh dengan air, dalam waktu yang singkat berubah menjadi tanah kering berkubang raksasa. Tidak ada lagi keindahan dan kesejukan. Pagi itu menjadi pagi yang menggetirkan bagi warga yang tinggal di sekitar Situ Gintung.

Sejak hari itu, lokasi bencana menjadi ramai dikunjungi masyarakat Jakarta dan luar Jakarta. Ada yang sekedar melihat lokasi bencana, tetapi tidak sedikit pula yang turut membantu para korban. Bantuan yang diberikan cukup beragam. Salah satunya adalah bantuan pendidikan. Banyak di antara para korban merupakan siswa sekolah yang sedang berada pada kelas akhir dan akan menempuh ujian nasional.

Untuk membantu mereka, Yayasan Cahaya Guru membantu Yayasan Nurani Dunia dalam mempersiapkan siswa-siswa Situ Gintung untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) SD, SMP, dan SMA selama satu bulan. Secara khusus, Yayasan Cahaya Guru dan Komunitas Pelatihan dan Pendidikan (KPP) Al-Izhar memberikan bimbingan belajar untuk persiapan ujian kepada siswa SD. Terlihat sejak awal antusias siswa untuk belajar, meskipun mereka masih terbayang bencana yang di lingkungan mereka.AM

2016© YAYASAN CAHAYA GURU
DESIGN & DEVELOPMENT BY OTRO DESIGN CO.